a woman scanning a card
| | |

Apa itu MDR QRIS? Ini 4 Hal yang Harus Kamu Ketahui dari MDR QRIS

Hai, Teman Virgo Pernah denger soal MDR QRIS dan penasaran gimana sih itu bisa mempengaruhi bisnis kamu? Nah, di blog kali ini kita bakal ngobrol santai soal MDR QRIS, apa itu dan kenapa sih penting buat kamu yang punya usaha. So, simak terus ya!

Apa Itu MDR QRIS?

MDR atau Merchant Discount Rate dalam QRIS itu istilah yang mungkin kedengeran ribet, tapi sebenarnya gampang banget loh. MDR QRIS adalah biaya yang dikenakan ke kamu selaku merchant setiap kali ada transaksi pembayaran menggunakan QRIS. Jadi, setiap kali pelanggan bayar pakai kode QR di tempat usaha kamu, ada persentase kecil dari transaksi itu yang kamu bayarkan jadi biaya MDR.

Baca Juga : Apa itu Cashless? Revolusi Pembayaran untuk Masa Depan yang Lebih Efisien

Kenapa MDR QRIS Penting?

Wah, dibebankan ke pemilik usaha? Rugi dong?! Tenang, jangan buru-buru berfikir negatif, coba kita bandingkan dengan kemudahan dan keamanan yang ditawarkan sistem pembayaran QRIS. Selain membawa pembeli-pembeli yang saat ini sudah banyak memiliki dompet elektronik, penggunaan QRIS mengurangi risiko keamanan uang cash dan kembalian. Nah selain itu, berikut ini 5 hal yang membuat MDR QRIS sangat penting :

  1. Menentukan Biaya Operasional Merchant
    MDR QRIS mempengaruhi biaya operasional bagi para pedagang yang menerima pembayaran digital. Tingkat MDR yang kompetitif dan wajar penting agar merchant dapat menjaga margin keuntungan mereka sambil menawarkan kemudahan pembayaran cashless kepada pelanggan. Dengan demikian, MDR berperan penting dalam keputusan bisnis terkait penerimaan metode pembayaran digital.
  2. Mendorong Adopsi Pembayaran Digital
    Tarif MDR yang rasional dan terjangkau dapat mendorong lebih banyak merchant untuk menerima pembayaran digital, khususnya QRIS. Hal ini sangat relevan di Indonesia, di mana pemerintah dan Bank Indonesia berupaya meningkatkan inklusi keuangan dan penggunaan transaksi non-tunai. Dengan MDR yang tidak memberatkan, pedagang kecil dan UMKM lebih terdorong untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital.
  3. Memastikan Keberlanjutan Layanan
    MDR tidak hanya tentang biaya; tarif yang ditetapkan harus memungkinkan penyedia layanan pembayaran untuk memelihara dan meningkatkan infrastruktur pembayaran mereka. Ini termasuk investasi dalam teknologi keamanan, pengembangan fitur baru, dan pemeliharaan sistem. Dengan demikian, MDR QRIS yang seimbang penting untuk memastikan bahwa ekosistem pembayaran digital Indonesia dapat berkembang dengan berkelanjutan.
  4. Meningkatkan Pengalaman Pelanggan
    Dengan memastikan bahwa MDR tidak memberatkan merchant, biaya ini secara tidak langsung berkontribusi pada pengalaman pelanggan. Merchant yang tidak dibebani biaya transaksi yang tinggi lebih mungkin untuk menerima berbagai metode pembayaran, termasuk QRIS, sehingga memberikan lebih banyak pilihan pembayaran bagi konsumen. Ini meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan, yang pada akhirnya dapat mendorong loyalitas dan pengeluaran yang lebih tinggi.
  5. Mendukung Kebijakan Publik
    MDR QRIS juga memainkan peran dalam mendukung kebijakan publik terkait dengan promosi pembayaran non-tunai dan inklusi keuangan. Dengan menetapkan tarif MDR yang adil dan inklusif, pemerintah dan Bank Indonesia dapat mendorong partisipasi yang lebih luas dalam sistem pembayaran digital, yang merupakan langkah penting menuju ekonomi digital yang lebih inklusif dan efisien.

Baca Juga : Apa itu Uang Elektronik? Pahami Cara Penggunaannya

Pembagian Tarif MDR Berdasarkan Jenis Merchant

Ada beberapa kategori merchant dengan tarif MDR yang berbeda, tergantung pada jenis usahanya. Berikut rinciannya:

1. Usaha Mikro (UMI)

  • Tarif MDR: 0% untuk transaksi sampai dengan Rp100.000, dan 0.3% untuk transaksi di atas Rp100.000.
  • Simulasi: Untuk nilai transaksi Rp200.000, tarif MDR yang dikenakan adalah Rp600.

2. Usaha Kecil (UKE), Usaha Menengah (UME), dan Usaha Besar (UBE)

  • Tarif MDR: Semuanya dikenakan tarif 0.7%.
  • Simulasi: Untuk nilai transaksi Rp200.000, tarif MDR yang dikenakan adalah Rp1.400.

3. Khusus

  • Layanan Pendidikan: Tarif MDR 0.6% dengan simulasi tarif MDR Rp1.200 untuk transaksi Rp200.000.
  • SPBU, BLU, dan PSO: Tarif MDR 0.4%, jadi untuk transaksi Rp200.000, tarif MDR-nya adalah Rp800.
  • Government to People (G2P) dan People to Government (P2G): Untuk transaksi seperti bansos, donasi sosial, atau pajak, tarif MDR-nya adalah 0%. Yup, Rp0!.

Baca Juga : Apa itu Kode QR Standar Indonesia? Teknologi yang Memudahkan Transaksi Kita

Optimalkan QRIS dengan Aplikasi Virgo Sekarang juga!

Sekarang kamu jadi lebih paham dan bisa manfaatin QRIS dengan lebih bijak di usaha kamu. Ingat, di era digital ini, adaptasi dan inovasi itu kunci sukses. Yuk, optimalkan QRIS untuk kemajuan bisnismu!

Kamu bisa menjadi merchant virgo untuk memiliki kode QR yang dapat di scan oleh pembeli mereka. namun dicek juga ya ke business, apakah virgo masih menjalankan kegiatan usaha ini untuk merchant yang ingin memiliki kode QR merchant dari virgo. Selain itu kamu juga dapat mengevaluasi pendapatan dan pengeluaran perbulan nya karena semua transaksi tercatat secara detail di cashflow keuangannya.

Keren kan? Wah tunggu apalagi? Yuk segera daftarkan bisnismu sebagai merchant Virgo dengan cara isi form di bawah ini dan tim bisnis Virgo akan menghubungimu.