paying with a smartphone
| |

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan Biaya Administrasinya

Dalam era digital, metode pembayaran terus berkembang. Salah satu inovasi yang muncul adalah QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard, yang memungkinkan transaksi tanpa uang tunai dengan cepat dan mudah menggunakan kode QR. Hal ini terntuna memberikan kemudahan bagin kamu yang memiliki bisnis tak terkecuali UKM. Namun, seperti halnya metode pembayaran lainnya, QRIS juga melibatkan biaya administrasi yang dikenakan kepada UKM. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang biaya admin QRIS dan hal-hal yang perlu kamu ketahui.

Apa itu QRIS?

QRIS adalah standar pembayaran digital yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia untuk memfasilitasi transaksi nontunai di Indonesia. Ini memungkinkan pedagang dan konsumen untuk melakukan transaksi dengan menggunakan kode QR yang dapat dipindai dengan mudah menggunakan smartphone mereka. QRIS mengintegrasikan berbagai sistem pembayaran seperti uang elektronik, rekening bank, dan aplikasi pembayaran digital seperti Virgo.

Baca Juga : 9 Langkah Cara Daftar QRIS Bagi Teman Virgo Pemilik Bisnis

Biaya Admin QRIS Apakah QRIS ada biayanya?

Berdasarkan aturan dari Bank Indonesia, Pengguna akhir tidak dikenakan biaya apapun. Namun tentu saja untuk mendukung pengembangan dan pemeliharaan sistem yang memungkinkan interkoneksi dan interoperabilitas sistem pembayaran ini, diperlukan biaya-biaya. Dalam mekanisme QRIS, biaya ini dibebankan kepada Pedagang (Merchant) yang besarannya ditentukan oleh aturan Bank Indonesia. 

Biaya administrasi QRIS dapat bervariasi tergantung pada penyedia layanan atau bank yang kamu gunakan. Ini adalah biaya yang dikenakan oleh penyedia layanan untuk memproses dan memfasilitasi transaksi menggunakan QRIS. Biaya ini dapat mencakup pemeliharaan akun, penggunaan infrastruktur, dan pemrosesan transaksi. Biaya administrasi QRIS biasanya dibebankan kepada pedagang atau bisnis yang menggunakan layanan tersebut.

Baca Juga : 6 Manfaat QRIS Bagi Bisnis: Transaksi Otomatis dan Bisa Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Variasi Biaya

Variasi Biaya pada QRIS diatur berdasarkan Merchant discount rate (MDR). Merchant discount rate (MDR) yaitu  tarif yang dikenakan kepada Merchant UKM oleh bank Sesuai standar yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Transaksi Reguler (Transaksi pembelian barang) dikenakan sebesar 0,7%. Transaksi Bidang Pendidikan dikenakan sebesar 0,6%, Transaksi di SPBU dikenakan tarif 0,4% dan Transaksi Yayasan / Organisasi tidak dikenakan sama sekali.

Mengoptimalkan Keuangan Pribadi dengan QRIS melalui Aplikasi Virgo

Ketika berbicara tentang kemajuan teknologi di dunia keuangan, QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard adalah salah satu inovasi terkini yang telah mengubah cara kita melakukan transaksi. Kombinasikan QRIS dengan aplikasi keuangan seperti Virgo, dan kamu akan mendapatkan alat yang kuat untuk mengelola keuangan pribadi dengan lebih efisien. 

Tunggu apalagi? Yuk segera daftarkan bisnismu sebagai merchant Virgo dengan cara isi form di bawah ini dan tim bisnis Virgo akan menghubungimu.