Likuiditas adalah: Pengertian, Pentingnya, dan Strategi Pengelolaannya dalam Bisnis
Likuiditas adalah aspek krusial dalam bisnis yang menentukan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Artikel ini akan membahas pengertian likuiditas, pentingnya dalam menjaga stabilitas keuangan, serta strategi pengelolaannya yang efektif.
Apa itu Likuiditas?
Likuiditas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan aset yang dimiliki. Aset likuid adalah aset yang dapat dengan cepat dan mudah dikonversi menjadi kas tanpa kehilangan nilainya secara signifikan.
Baca Juga : Panduan Lengkap Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) untuk Bisnismu
Pentingnya Likuiditas dalam Bisnis
Berikut ini pentingnya likuiditas dalam bisnis adalah sebagai berikut :
- Memenuhi Kewajiban Keuangan
Likuiditas yang baik memungkinkan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka pendeknya, seperti pembayaran utang, gaji karyawan, dan biaya operasional lainnya, tanpa mengalami kesulitan keuangan. - Menjaga Kredibilitas
Kemampuan untuk memenuhi kewajiban tepat waktu meningkatkan kredibilitas dan reputasi perusahaan di mata kreditur, pemasok, dan pelanggan. - Mengatasi Keadaan Darurat
Likuiditas yang memadai memungkinkan perusahaan untuk menghadapi keadaan darurat atau situasi tak terduga tanpa harus menjual aset penting atau mencari pinjaman tambahan dengan cepat. - Mendukung Pertumbuhan
Dengan likuiditas yang baik, perusahaan dapat mengambil peluang investasi yang menguntungkan dan mendanai proyek-proyek ekspansi tanpa mengalami kendala keuangan.
Baca Juga : Bingung Atur Keuangan? Coba Pahami Laporan Keuangan!
Indikator Likuiditas
Berikut ini 3 indikator dalam penilaian likuiditas adalah sebagai berikut :
- Rasio Lancar (Current Ratio)
Mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya dengan aset lancar. Rumusnya adalah Aset Lancar dibagi dengan Kewajiban Lancar. - Rasio Cepat (Quick Ratio)
Mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan. Rumusnya adalah (Aset Lancar – Persediaan) dibagi dengan Kewajiban Lancar. - Perputaran Kas (Cash Turnover)
Mengukur seberapa efektif perusahaan dalam menggunakan kasnya untuk mendanai operasi. Rumusnya adalah Penjualan bersih dibagi dengan Kas.
Strategi Pengelolaan Likuiditas
Setelah mengetahui banyak mengenai likuiditas, sangat penting bagimu untuk mengetahui strategi pengelolaan likuiditas sebagaimana yang tertera di bawah ini :
- Pengelolaan Kas yang Efektif
Mengelola arus kas dengan baik untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki kas yang cukup untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. - Pengelolaan Piutang dan Hutang
Mempercepat penagihan piutang dan memperpanjang pembayaran hutang (tanpa merusak hubungan dengan pemasok) untuk meningkatkan likuiditas. - Investasi dalam Aset Likuid
Menyimpan sebagian aset dalam bentuk yang mudah dikonversi menjadi kas, seperti surat berharga jangka pendek atau deposito berjangka. - Pengendalian Biaya
Mengontrol biaya operasional untuk memastikan bahwa perusahaan tidak menghabiskan lebih banyak daripada yang diterima.
Baca Juga : Apa Itu B2B? Memahami Konsep Bisnis yang Menghubungkan Perusahaan
Contoh Implementasi Likuiditas
3 contoh implementasi likuiditas yang biasanyaterjadi dalam dunia industri sebagai berikut :
- Industri Manufaktur
Mengelola persediaan secara efisien untuk mengurangi jumlah uang yang terikat dalam stok dan meningkatkan likuiditas. - Industri Ritel
Mempercepat siklus konversi kas dengan meningkatkan kecepatan penjualan dan penagihan piutang. - Industri Teknologi
Menyimpan dana cadangan dalam bentuk investasi jangka pendek yang dapat dicairkan dengan cepat untuk mendanai proyek pengembangan teknologi.
Meningkatkan Likuiditas dengan Teknologi Cashless Melalui Virgo
Likuiditas adalah elemen krusial dalam menjaga kesehatan keuangan perusahaan dan memastikan operasional yang lancar. Dengan kemajuan teknologi, perusahaan kini dapat mengoptimalkan likuiditas mereka melalui solusi pembayaran cashless yang inovatif.
Salah satu platform yang dapat membantu dalam hal ini adalah Virgo. Dengan menjadi merchant Virgo, perusahaan dapat memanfaatkan fitur-fitur teknologi cashless untuk mempercepat arus kas, mengurangi waktu penagihan piutang, dan meningkatkan efisiensi operasional. Virgo menyediakan solusi pembayaran yang cepat dan aman, memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan likuiditas mereka secara signifikan.
Dengan mendaftar sebagai merchant Virgo, perusahaan dapat memastikan bahwa mereka memiliki arus kas yang stabil dan likuiditas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional dan mengambil peluang bisnis yang menguntungkan. Teknologi cashless seperti yang ditawarkan Virgo adalah alat penting dalam strategi pengelolaan likuiditas yang efektif, membantu perusahaan untuk tetap kompetitif di era digital ini.
Yuk daftarkan bisnismu sebagai merchant Virgo sekarang juga dengan cara mengisi form di bawah ini, setelah itu tim bisnis Virgo akan segera menghubungimu.
